Sabtu, 12 Mei 2012

Washington Post Merebut Digg

Tim Digg Sepakat Pindah ke Washington Post (aslib.co.uk)

VIVAnews - Surat kabar ternama Amerika Serikat, The Washington Post telah mencapai kesapakatan dengan beberapa staff teknologi Digg. Mereka akan bekerja untuk lini bisnis baru, SocialCode. Situs ini bertujuan untuk membantu bagian pemasaran untuk membeli iklan pada Facebook dan Twitter.

Menurut laporan AllThingsD sebelumnya, perekrutan tim Digg akan memperkuat tim yang membuat Social Reader. Tim ini bekerja untuk lini bisnis lain, WaPo Labs.

SocialCode merupakan agensi iklan media sosial dari Washington Post. Sebanyak 15 orang staff teknologi Digg akan segera pindah. Tenang saja, suratkabar ini tidak mencaplok Digg. Laman itu akan terus ada.

"Domain Digg.com, layanan, dan teknologinya tidak diakuisisi oleh SocialCode," tulis Washington Post dalam pernyataan resminya seperti dikutip dari Poynter.org.

Posisi pemimpin pada tim pengembangan SocialCode akan diisi Alan Lippman selaku Kepala Ilmuwan dan Will Larson sebagai Direktur Teknik. Anggota tambahan dari Digg akan bergabung sebagai pengembang juga.
"Kami bangga membagikan informasi bahwa tim teknologi Digg akan bergabung dengan SocialCode. Bergabung dengan SocialCode terasa seperti langkah lanjutan yang biasa," ujar CEO Digg Matt Williams yang tidak ikut pindah.

SocialCode rilis pada Januari 2011 sebagai firma pemasaran Facebook. Perusahaan ini menawarkan analisis kompetitif, pengembangan aplikasi, manajemen halaman, perdagangan sosial, dan monetisasi penggemar. SocialCode telah meluaskan pasar ke Twitter. (sj)

Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.Anda harus Login untuk mengirimkan komentar

View the original article here

Temuan Baru Rahasia Kalender Kiamat

Empat Angka Panjang Kalender Tunjukkan Masa Depan (dailymail.co.uk)

VIVAnews - Sebuah kota besar yang dibangun oleh peradaban suku Maya kuno dan ditemukan hampir satu abad lalu di Guatemala akhirnya membuka tabir rahasianya.

Penggalian kali pertama di kompleks luas Xultzn di wilayah Peten, Guatemala menghasilkan temuan baru. Para arkeolog menemukan struktur yang tampak seperti ruang kerja bagi juru tulis kota.

Tembok dihiasi dengan lukisan unik. Satu lukisan menggambarkan barisan pria berseragam hitam. Ratusan angka yang ditulis berantakan diprediksi memiliki kaitan dengan kalender Maya. Lukisan ini menjadi temuan seni Maya pertama yang tampak di tembok rumah.

Satu dinding dari struktur itu diperkirakan sebuah rumah. Material penutup tidak pernah terlihat di beberapa situs Maya lainnya.

Beberapa coretan menunjukkan berbagai siklus kalender  yang dibuat suku Maya. Kalender itu terdiri dari kalender perayaan 260 hari, kalender matahari 365 hari, siklus planet Venus 584 hari, dan siklus harian Mars 780 hari.

Empat angka panjang pada dinding utara di reruntuhan rumah itu terkait dengan kalender Maya. Komputasi bulan, matahari, dan kemungkinan Venus serta Mars juga termuat di dalamnya.

Kolom pertama menuliskan 1.195.740 hari. Kedua, 341.640 hari. Ketiga, 2.448.420 hari. Keempat, 1.765.140 hari.
Tanggal yang tertulis memiliki rentang waktu berkisar 7.000 tahun hingga menuju masa depan. Arkeolog Maya menemukan kalkulasi pertama tabulasi semua siklus menggunakan cara ini. Makna tepat yang menjelaskan rentang waktu ini belum diketahui.  

Arkeolog William Saturno dari Universitas Boston, Amerika Serikat, seperti dilansir dari Dailymail.co.uk mengatakan, "Untuk pertama kalinya kami bisa melihat catatan yang sepertinya disimpan oleh juru tulis. Tugasnya adalah mencatat sejarah komunitas Maya secara resmi."

Para ilmuwan mengatakan tidak ada tanda-tanda kalender Maya berakhir pada 2012, seperti tanda yang telah menjadi prediksi kiamat. Ini hanya siklus kalender semata.

Profesor Astronomi dan Antropologi Universitas Colgate, Anthony Aveni menggambarkan, "Ini seperti odometer pada mobil, kalender Maya bergulir dari 120.000 menjadi 130.000."

Prasasti Maya yang ditemukan di kuil seperti Tortuguero menjadi rujukan hari akhir dunia. Teori konspirasi banyak beredar di internet memperkirakan bumi akan ditelan lubang hitam, terkena hantaman asteroid, dan dimakan dewa-dewa kuno. Tapi, keturunan Maya membantah prediksi kiamat yang dianut pemikiran Barat.

Kalender itu menunjukkan permulaan era baru, bukan akhir dunia. Prediksi kiamat merujuk pada akhir siklus 5.125 tahun sejak permulaan kalender Long Count Maya pada 3113 SM.

dwipaadhitya 11/05/2012 hebat sekali ilmu pengetahuan bangsa maya.... orang indonesia -eksis di vivanews- hanya bisa berdebat tanpa prestasi yg bermanfaat untuk manusiabisa percaya ao ngak yang terpenting keyakinan kita jangan sampai berubah,,, kiamat adalah rahasia ALLAH kita tak dapat mengethaui nya,,,,, terus berdoa dan dan menjalankan perintah agama,,Anda harus Login untuk mengirimkan komentar

View the original article here

Perangkat yang Seharusnya Selamatkan Sukhoi

Contoh ELT Berukuran Kompak Buatan Kannad (helicomag.com)

VIVAnews - Ketika terjadi kecelakaan, perangkat yang dapat mempercepat deteksi lokasi untuk tindak penyelamatan ada di dalam badan pesawat. Emergency Locator Transmitter (ELT) pesawat malang Sukhoi Superjet 100 malah tidak memberikan kabar.

ELT merupakan perangkat kompak yang dapat digunakan dalam mengantar transmisi radio pada pesawat untuk memberikan lokasi akurat dan waktu operasi penyelamatan yang dibutuhkan saat darurat.

Organisasi penyelamatan SAR (Search and Rescue) dunia, COSPAS-SARSAT meluncurkan sistem ini di Kanada, Perancis, Rusia, dan Amerika Serikat pada 1979. COSPAS dalam bahasa Rusia berarti sistem udara untuk pencarian kapal saat darurat. SARSAT merupakan singkatan yang berarti  Pencarian dan Penyelamatan dengan Pelacakan Menggunakan Bantuan Satelit.

Sistem SAR ini berbasis satelit internasional yang siap siang maupun malam sepanjang tahun. Deteksi cepat dan pencarian lokasi untuk pesawat jatuh menggunakan ELT, kapal dengan EPIRB, dan korban yang mengaktifkan PLB dapat terlaksana dengan mengorbit satelit pada sistem ini.

Operasional

Pada kondisi darurat, aktivasi sinyal akan ditangkap oleh satelit. Lokasi kecelakaan dapat ditunjukkan kurang dari 6 jam pada kondisi terburuk. Pembaruan lokasi dapat diatur hingga tiap dua jam.

Terminal lokal pengguna (LUT) di seluruh dunia secara otomatis akan mengirim sinyal ke satelit. Peringatan akan diberikan kepada Pusat Misi Kontrol (MCC) di negara yang mengoperasikan LUT. Ketika pesan diterima salah satu Orbit Bumi Tingkat Rendah (LEOSAR), alat ini akan mencakup pergeseran hitungan posisi lokasi yang memancarkan sinyal darurat.

Alarm akan diterima sinkronisasi geografis (GEOSAR) yang memberikan pesan instan dan memuat lokasi kecelakaan hanya apabila sinyal dipancarkan oleh tipe perangkat yang dapat memancarkan transmisi sendiri. Setelah proses validasi dari rambu 406 MHz, peringatan akan diteruskan ke MCC lain atau Pusat Kordinasi Penyelamatan (RCC).

Realisasi pencarian dan penyelamatan di sebagian besar negara dilakukan oleh sumber daya sipil dan militer yang ditunjuk. Di Indonesia, tindak penyelamatan korban Sukhoi Superjet 100 bukan berdasarkan bantuan ELT. Perangkat yang seharusnya menyelamatkan, malah tidak memberikan petunjuk saat kecelakaan.

ELT yang digunakan untuk kepentingan penerbangan harus mendapat sertifikasi tahan benturan dan kondisi pesawat jatuh. Alat ini pun harus tahan panas.

Menurut laman Rwsi.org, ketahanan ELT terhadap goncangan gravitasi harus berkisar 100-500 G. Alat ini juga harus tahan kepungan air dan rentang suhu ekstrem dari -20 derajat hingga 55 derajat selama lebih dari 48 jam.

Desain

ELT memiliki bobot kisaran 2 kg. Transmiter seharusnya dapat aktif secara otomatis ketika pesawat jatuh atau manual dengan menekan tombol pada transmiter atau panel remote di kokpit.

Transmiter dirancang untuk mengirim sinyal pada semua  frekuensi marabahaya (121,5 MHz, 243 MHz, dan 406 MHz). Frekuensi dasar darurat pada 121,5 dan 243 MHz digunakan untuk tindakan final penyelamatan saja.  

Menurut catatan yang dilansir dari laman Rcaf-arc.forces.gc.ca, sebagian besar rekaman pesawat yang diklaim tidak bisa dipulihkan bukan karena jatuh ke air. Juru bicara Boeing medio 2009 mengatakan lebih banyak kerusakan parah pada perangkat terjadi pada daerah yang lebih tidak ramah seperti puncak gunung.  

Tombol Aktivasi Emergency Locator Transmitter

Sistem SAR generasi mendatang sudah mulai dikerjakan. Dengan menggunakan fasilitas sistem satelit navigasi global (GNSS), masa depan metode pencarian dan penyelamatan orbit menengah (MEOSAR) dimaksudkan untuk memberikan kemampuan pencarian lokasi dengan radio (RLS) untuk rambu penanda bahaya yang kompatibel. Sistem ini diharapkan dapat mencapai kemampuan operasional pada 2015. Pada 2018, sistem ini ditargetkan sudah dapat diterapkan.

Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.Anda harus Login untuk mengirimkan komentar

View the original article here

FOTO: Gagahnya Sukhoi Superjet-100

Sukhoi Superjet-100 (sukhoi.org)

VIVAnews - Tim pencari yang dipimpin Badan SAR Nasional akhirnya menemukan serpihan pesawat Sukhoi Superjet-100 di Gunung Salak. Kemarin, pesawat komersil Sukhoi Civil Aircraft ini sempat hilang kontak sejak sore hari.

Sukhoi Superjet-100 (SSJ-100) ini merupakan pesawat generasi baru buatan Rusia. Pesawat jenis itu mulai diproduksi pada tahun 2007.

SSJ-100 merupakan pesawat penumpang kedua yang dikembangkan produsen jet tempur Sukhoi, setelah Sukhoi S-80. Sukhoi mulai mengembangkan SSJ-100 sejak tahun 2000, kemudian bekerjasama dengan Boeing pada 19 Desember 2002.

Tak heran jika Sukhoi SJ-100 memiliki desain body yang hampir sama dengan sejumlah pesawat jet buatan Boeing. Ciri khas Sukhoi SJ-100 terletak pada sungut yang ada di depannya.

Pesawat jenis ini pertama kali mengudara pada 2008. Pada Juni 2011, SJJ-100 memperoleh sertifikat dari Lembaga Sertifikasi Rusia (IAC AR). Pada Februari 2012, pesawat ini memperoleh sertifikat dari Badan Keamanan Penerbangan Eropa (EASA).

Pesawat jenis ini memiliki dua varian, yaitu berkapasitas 78 dan 98 kursi. Masing-masing varian memiliki kabin selebar 3,2 meter dengan tinggi kabin 2,1 meter. Keduanya juga sama-sama menggunakan mesin PowerJet SaM146, 2 x 156000 lb. Kecepatan maksimum 870 kilometer per jam.

Dek dan perangkat avionik disuplai oleh Thales. Dek penerbangan sama dengan desain pesawat Airbus A380. Perangkat avionik termasuk tampilan kokpit, komunikasi, navigasi, dan sistem pengamatan juga disiapkan Thales mulai Juni 2005.

Superjet 100 mendapat perlengkapan perangkat pendaratan roda gigi kembar tipe roda tiga. Sistem pengereman Sukhoi, roda Goodrich, dan rem juga telah disiapkan oleh Messier-Dowty. Empat roda ditawarkan sebagai pilihan untuk unit roda pendaratan utama.

Dengan semua kecanggihan itu, ini merupakan kecelakaan perdana SSJ-100. Sukhoi Superjet dibuat untuk menggantikan pesawat penumpang jarak menengah Tupolev, Antonov, dan Yakovlev yang dibuat pada era Soviet. SSJ 100 menjadi tumpuan harapan Rusia dalam membangkitkan kembali kejayaan industri aviasi mereka. 

Seperti apa wujud fisik Sukhoi Superjet-100? Anda bisa melihatnya dalam sejumlah foto di galeri yang ada di tautan ini. (sj)

Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.Anda harus Login untuk mengirimkan komentar

View the original article here

VIDEO: Mengintip Spesifikasi Sukhoi SJ-100

Sukhoi Superjet 100 (REUTERS/Benoit Tessier/Files)

VIVAnews - Pesawat Sukhoi Superjet-100 jatuh di lereng Gunung Salak, Jawa Barat saat melakukan joy flight. Burung besi itu merupakan generasi terbaru buatan Rusia.

Pembuatan pertama pesawat itu dilakukan tahun 2007. Pesawat jenis ini memiliki dua varian, yaitu berkapasitas 78 dan 98 kursi. Untuk varian pertama, memiliki panjang 26,44 meter, tinggi 10,3 meter, dan rentang sayap 27,8 meter.

Varian pertama memerlukan landasan sepanjang 1.515 meter untuk lepas landas. Sementara itu, berat maksimum saat tinggal landas pesawat ukuran ini adalah 38.820 kilogram. Berat maksimum mendaratnya 35.000 kilogram. Kapasitas angkut maksimal 9.130 kilogram. Memiliki jarak tempuh antara 2.900 hingga 4.550 kilometer.

Sementara, pesawat varian kedua memiliki panjang 29,9 meter, tinggi 10,3 meter, dan rentang sayap 27,8 meter.

Pesawat varian kedua memerlukan landasan sepanjang 1.803 meter untuk tinggal landas. Berat maksimum saat tinggal landas 45.880 kilogram. Kapasitas angkut maksimal 12.245 kilogram. Kemampuan jelajahnya 2.950 hingga 4.420 kilometer.

Masing-masing memiliki kabin selebar 3,2 meter dengan tinggi kabin 2,1 meter. Keduanya juga sama-sama menggunakan mesin PowerJet SaM146, 2 x 156000 lb. Kecepatan maksimum 870 kilometer per jam.

Lihat videonya di tautan ini.

Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.Anda harus Login untuk mengirimkan komentar

View the original article here

Bra Atasi Dampak Bencana Nuklir

Bra Super Dingin untuk Hemat AC (asiancorrespondent.com)

VIVAnews - Pakaian dalam Bra Super Cool berisi gel khusus yang dirancang agar tetap lembut dan nyaman ketika beku. Bra ini dibuat untuk menanggulangi dampak bencana reaktor nuklir Fukushima. Bagaimana bisa?

Ketika musim panas tiba, Jepang mengalami krisis energi. Tanpa pabrik nuklir aktif, produksi listrik mereka terancam. Masalah ini menggerakkan masyarakat di penjuru Jepang untuk kampanye hemat energi. Gerakan ini dimulai dengan penghematan penggunaan AC di rumah dan kantor yang disebut Bisnis Dingin.

Inisiatif pemerintah Jepang mengharapkan warganya untuk meminimalisasi penggunaan pakaian. Dengan mengurangi baju yang dikenakan, penduduk tidak perlu menyedot banyak energi dengan penggunaan AC.

Bra bergambar ikan ini dirancang dengan ide penghematan energi itu. Triumph menawarkan solusi hemat energi untuk menyambut musim panas. Menurut Triumph, gel spesial akan memberikan sensasi dingin sekaligus menyangga bentuk payudara dengan baik.

Menurut laman Gizmodo.com, perempuan yang diminta pendapat menilai bra ini merupakan ide bodoh. Tapi, mengingat cuaca ekstrem dan pemanasan global, bra ini dapat menjadi salah satu solusi yang menarik. (ren)

Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.Anda harus Login untuk mengirimkan komentar

View the original article here